Tampilkan postingan dengan label MY PARTNER. Tampilkan semua postingan
Lebaran #LebihBaik dengan Desain Amplop Bikinan Sendiri
Rabu, 19 Agustus 2015
Posted by Nurinaernest
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun. Dan tibalah kembali 1 Syawal menghampiri kita. Setelah selama 1 bulan menjalankan ibadah bulan Ramadhan, saatnya umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri. Setiap orang pasti ingin agar lebaran saat ini lebih baik dari yang kemarin. Ya, dan lebaran tahun 2015 ini, tepatnya 1436 H, saya merasa #LebihBaik dan menyenangkan. Karena telah berhasil membuat amplop dengan desain sendiri.
Processing
Diantara bunyi cetakan printer, teriring doa semoga Idul Fitri kali ini, hati benar-benar putih dan bersih.
Dalam proses pembuatan desain amplop ini, saya bertugas membuat gambar imutnya. Desain gambar ini saya selesaikan dalam waktu semalam.
Setelah desainnya jadi, saya memberikan desain ke Kakak untuk dimasukkan ke desain amplop selanjutnya di Corel Draw agar dapat diperbanyak.
Amplop ini tersedia dalam berbagai pilihan warna
Kartu kuning mencari sasaran..
Amplop ini saya persembahkan untuk Ibu dan Bapak yang akan memberi fitrah (istilahnya angpao) untuk keponakan kami. Dengan desain yang unik dan menggemaskan, saya berharap mereka suka.
Dengan amplop warna-warni desain sendiri, rasanya hari Idul Fitri lebih berwarna seperti pelangi. :) Ya, di momen lebaran tahun ini, serasa lebih bercahaya. Semoga tahun selanjutnya kita masih dipertemukan, ya! Aamiin. Dan bertemu lagi dengan desain amplop saya yang baru.
Nurina Susanti (@Nurina_S)
SELAMAT IDUL FITRI
Nurina Susanti (@Nurina_S)
1436 H
Ini adalah sebuah cerita dimana aku menjadi SYMBIANER secara tak terduga. Berawal dari kakak yang sedang hobi online jubel (jual beli) di Forum Facebook, tiba-tiba dia beli Hape Nokia 6630 second dengan harga terjangkau. Saat aku melihatnya untuk pertama kali, aku langsung tertarik dan ingin memilikinya. Sehingga tidak ragu-ragu, aku berminat untuk membelinya dengan harga 150ribu fix. Namun, aku belum memiliki uang untuk membelinya. Sehingga dengan jalan lain, aku pun menukar hp tersebut (atau istilahnya barter) dengan kaos hadiah bertandatangan Marc Marquez. Nah, jadilah sekarang N6630 adalah HP Symbianku saat ini. :)
Nokia 6630 adalah sebuah telepon pintar berbasis 3G buatan Nokia yang dirilis pada November 2004. Ponsel ini merupakan Nokia Symbian
UI60. Secara fisik tampilan layarnya tidak jauh berbeda dengan ponsel
Nokia Symbian lainnya yang memiliki resolusi 176x208 piksel. Namun,
tampilan layar yang digunakan terasa lebih bening daripada beberapa
ponsel Nokia sejenis, Respons layar juga lebih cepat, sehingga
menunjukkan bahwa kemampuan prosesor yang digunakan memang lebih cepat
dibanding produk sebelumnya. Nokia tetap menyebut Nokia 6630 ini sebagai
ponsel dengan Series 60. Namun, dengan berbagai pengembangan yang
dilakukan pada interface ini, maka disebutlah ponsel ini sebagai Series
60 Second Edition. Tentu saja kode Second Edition ini menandakan ponsel
ini memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki ponsel dengan
Series 60 edisi pertama. https://id.wikipedia.org/wiki/Nokia_6630
Ya! Saat ini ponselku berganti menjadi ponsel berbasis symbian 60 v2. Ada banyak aplikasi keren yang bisa diinstall di ponsel ini, lho :)
Menjaga itu Lebih Susah daripada Mendapatkannya
Sabtu, 01 November 2014
Posted by Nurinaernest
Tag :
DAY BY DAY,
MY PARTNER
Ada seseorang yang mengatakan kepadaku, kalau "Menjaga itu lebih susah daripada mendapatkannya. Dan menurutku, itu benar. Kemarin, netbook kesayanganku ini jatuh. Dan akibatnya sangat memprihatinkan.
Sebenarnya aku tidak sengaja menjatuhkannya. Netbook ini berada didalam tas saat jatuh. Tetapi karena terbentur dengan keras, maka terdengarlah bunyi krak. Dan ketika dibuka ternyata seperti itulah yang terjadi. Retak. Perih. Patah. Hancur, seperti hati ini. #eh
Aku sangat khawatir kalau netbook ini tidak bisa digunakan lagi. Tapi alhamdulillah, netbook ini masih bisa diandalkan, walau sekarang aku takut membawanya kemana-mana. Aku takut, ia mulai rapuh billa sering dibuka-tutup :(
Netbook yang masih normal walau sudah retak pada bagian engsel buka-tutupnya
Kejadian yang tidak diinginkan ini memberi pelajaran untukku, untuk kita semua bahwa memang harus lebih berhati-hati dalam menjaga apa yang kita miliki..
Semoga netbook ini masih sanggup menemani hari-hariku ya :')
Aku menyebutnya "My Partner". Saat ia datang untuk yang pertama
kalinya dalam kehidupanku, aku sangat bahagia. Bapak membelikannya
untukku sekitar hampir 3 bulan yang lalu. Netbook ini berukuran imut, dengan layar 7 inchi. Ini adalah Netbook yang selama ini aku inginkan. Dan aku sangat tidak menyangka bila keinginanku ini dapat terwujud, mengetahui netbook ASUS Eee PC series dengan ukuran layar 7" ini sudah tidak diproduksi lagi dari pabriknya. Beruntung Bapak menemukannya di situs berniaga.com.
Warnanya yang putih dan desainnya yang simpel
Ketika netbook ini dibuka, setiap orang pasti gemas ketika pertama kali melihatnya, dan akan bilang "Unyu banget.." "Mainan apa ini.." "Wah..apakah keyboardnya bisa bunyi?"
Netbook ini sangat ringan, dan membuatku tidak pernah keberatan untuk membawanya setiap hari .
Tampilan Netbook saat dibuka
Karena Netbook ini hanya memiliki kapastias RAM 3.67 GB, maka tidak kuat untuk membuka program-program yang membutuhkan kapastias RAM yang besar. Bahkan untuk menonton film dengan kualitas HD 720 p saja terasa berat. Tetapi aku sangat menyayangi netbook kecil ini. Aku biasa menggunakannya untuk berselancar di dunia maya, dan untuk mengetik tugas-tugas mau cerita pendek. Dengan bantuan aplikasi Kingsoft, mengetik menjadi lebih cepat an ringan.
Sumber foto: Internet
KUIS 1 November 2014
Hari ini, aku ingin memberi nama panggilan untuk netbook kesayanganku ini. Kamu punya ide nama untuknya? :) Ayo sumbangkan idemu sekarang juga. Satu ide nama yang lucu dan menarik di hatiku akan mendapat hadiah gambar Karikatur. Aku tunggu sampai tanggal 7 November 2014, ya! Mention di Twitter @Nurina_S atau bisa juga langsung komentar di postingan blog ini dengan mencantumkan ide Twittermu. Aku tunggu ide darimu dimu dimulai dari sekarang!
Mulai sekarang, aku akan menceritakan padamu perihal benda-benda kesayanganku yang aku beri tema "My Partner" atau "My Life Time Partner". Jadi benda-benda yang aku sayangi dan telah menemani hari-hariku akan kuceritakan disini.
Aku memiliki sebuah iPod, yaitu perangkat besutan Apple portable untuk mendengarkan musik. Mungkin aku adalah satu dari ribuan orang yang beruntung di dunia ini karena mendapatkan benda yang didambakan secara gratis. Ya, aku mendapatkan iPod ini dari sebuah kontes di jejaring sosial (http://nurina-ernest.blogspot.com/2013/07/ipod-touch-4th-dari-keranjangbesarcom.html).
Inilah tampilan pertama iPod ini ketika hadir dalam kehidupanku.
Ketika kotak itu datang, aku sangat terkejut. Aku sangat tidak menyangka benda ini akan hadir dalam kehidupanku. Dari belakang, tekstur iPod ini sangat licin tetapi cantik. (Maaf, sementara ini aku masih belum memiliki kemampuan fotografi yang bagus untuk mengabadikannya.)
engadged.com
Ketika aku memegang dan menyentuhnya untuk yang pertama kali, aku merasakan sensasi ajaib di tangan dan hatiku. Selain layarnya yang jernih, hatiku pun ikut tersentuh.
photo by: Nurina (Nikon Coolpix)
Hari-hari bersama iPod telah dimulai...
Ketika kamu melihat Youtube, pasti banyak sekali video demo dari gadget-gadget yang kamu sukai. Dan aku rasanya ingin sekali untuk membuat demo iPod ini. Atau "How to Use iPod Touch" tapi belum aku buat juga hingga saat ini. Semoga dalam waktu ke depan bisa segera kubuat, ya.
Aku akan tumbuh dan berusaha untuk mencintai iPod ini sebagai partner hidupku. Aku tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli paket data karena perangkat ini hanya bisa beselancar di internet dalam koneksi WiFi. Aku sudah berteman dengan iPod ini selama hampir setahun. Dan aku tahu benar apa kekurangannya. Hari-hari yang manis, ponsel saya bukanlah iPhone manis, yang bisa setiap saat dapat mengetahui notifikasi yang masuk di Twitter, Facebook, atau dapat langsung share lokasi di Path pada saat jalan-jalan bersama teman. Aku tidak bisa melompat di internet kapanpun aku inginkan. Karena aku harus pandai mencari lokasi WiFi. Padahal, hampir setiap hari aku selalu memerlukan koneksi internet.
Seperti dalam blog inspirasi tulisan ini http://blogs.vancouversun.com, dia menceritakan apa yang dia alami bersama iPod. Dan itu sangat mencerminkan apa yang juga terjadi dalam diriku.
"So far, I’m finding that having a “Dumb Phone + iPod Touch” is almost as good as having a much more costly iPhone. Most of what I want to do on an iPhone — play Angry Birds, read a Kindle ebook, check email — I can do on my iPod. And a lot of that I can do offline — including responding to emails (which send when I’m back online). And I’ve still got a phone in my pocket so folks can reach me anywhere at any time. "
Inilah kekurangan dari iPod, tetapi aku menghargai dan tetap menyayanginya. Sejauh ini, dia sudah menemaniku menikmati alunan musik, menonton video dengan kualitas HD yang jernih, mengambil gambar sebagai karya seni fotografi, dan bermain game. Rasanya aku ingin memberi nama untuk iPod keayangan ini. Apakah doPi, Piyo, atau Boy seperti iPhone milik Kevin Anggara? Apakah kamu punya saran untuk nama iPod ini?
Terimakasih.




















