Tampilkan postingan dengan label DAY BY DAY. Tampilkan semua postingan
Melakukan Perjalanan, Menangkap Pelangi dan Mengumpulkan Bintang-bintang
Minggu, 11 Desember 2016
Posted by Nurinaernest
Tag :
DAY BY DAY,
JOIN CONTEST
Saya pernah mendengar sebuah kalimat "Ruang kerjaku tersebar di seluruh penjuru dunia" . Ya, kalimat itu membuatku merasa semakin bersemangat untuk menjelajah dunia. Saya mendengar kalimat itu dalam sebuah cuplikan iklan di televisi, hingga akhirnya kalimat itu tertanam di hati saya, untuk mendorong semangat dalam berkarya. Apalagi bila saya suka berpindah-pindah tempat dan tidak memiliki tempat tinggal yang tetap dalam mendukung karir. Sehingga keadaan saya yang belum mampu mendirikan sebuah ruang atau studio membuat saya berpikir bahwa jalan saya adalah berkeliling.
Saya sangat menyukai perjalanan. Pergi ke tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi untuk mencari inspirasi seperti berkunjung ke pameran seni rupa, atau sekaligus melakukan refreshing. Sebagai seorang freelance, saya memiliki pola pikir bahwa di manapun saya melangkah, di situ pula saya bisa melakukan apa yang saya sukai. Yaitu melakukan hobi-hobi sekaligus menjalankan bisnis. Seperti menggambar dan mengarang. Setiap saya melakukan perjalanan itu pun saya akan menyempatkan diri untuk membuat sketsa atau menerbitkan ide baru dengan tulisan-tulisan singkat di atas kertas. Berkeliling-keliling juga bisa mengeksplorasi diri saya sehingga dapat berkumpul dan berinteraksi dengan orang-orang baru sehingga menambah kemampuan bersosialisasi. Tak hanya itu, pergi berkeliling juga meningkatkan kepekaan indrawi. Ya, bagi saya melakukan perjalanan itu seperti menangkap pelangi, dan mengumpulkan bintang-bintang. Pelangi itu adalah keindahan-keindahan yang seharusnya mampu kita tangkap di segala tempat yang kita lihat. Dan bintang-bintang yang kita kumpulkan adalah pencerahan atau ide yang akan selalu muncul.
ketika berkumpul bersama teman-teman sketsa bersama
Di mana pun berada, saya selalu ingin menyempatkan diri untuk menuliskan kisah-kisah baru
Ini hasil sketsa saya ketika berkeliling ke Pasar Gede
Ketika melakukan sebuah perjalanan itu, yang saya sebut sebagai petualangan, terkadang tak cukup sehari dua hari. Tentunya saya berpikir bahwa tempat penginapan itu sangatlah penting. Agar tidak selamanya nggelandang :D. Yaitu suatu tempat yang dapat memenuhi semua kebutuhan, suatu tempat
yang terasa seperti di rumah, tempat yang tidak membuat kita seperti berada di
lingkungan yang asing layaknya turis, sebuah tempat yang banyak
tersedia/disewakan di Travelio.com. Dengan menyewa jenis akomodasi pribadi (apartemen, rumah, atau villa) di
Travelio.com saat melakukan perjalanan, saya bisa mendapatkan ruang yang
lebih besar untuk menampung seluruh anggota keluarga/teman lengkap
dengan ruang keluarga dan dapur, bahkan halaman belakang atau kolam
renang pribadi. Sesuai dengan konsep baru dari Travelio, "More Choice, More Space, More Value" Saya pun mendapatkan privasi yang lebih. Ini sangat cocok untuk saya ketika ingin menikmati kesendirian dalam berkarya.
Nah, bagi kamu-kamu yang ingin sewa villa untuk penginapan dalam perjalananmu, kamu bisa gunakan kode voucher di bawah ini, untuk mendapatkan potongan harga spesial.
LIOMORETIYJDCCPR
Untuk syarat dan ketentuan penggunaan voucher bisa dilihat di blog Travelio. Kode voucher berfungsi sebagai kode diskon pemesanan Apartment, House, dan Villa di Travelio.com sebesar 40%. Bagian terbaik dari Travelio adalah, semua fasilitas bisa kamu nikmati dengan harga yang
lebih murah dibanding jika menyewa beberapa kamar hotel, bahkan
untuk tipe kamar family room sekalipun. Kamu tak perlu khawatir
mengenai kualitas akomodasinya. Travelio mengkurasi dan mengecek
langsung kondisi properti agar memenuhi standar kenyamanan, keamanan,
dan kebersihan layaknya standar hotel.
Yak, sudah siap untuk melakukan perjalanan? karena setiap waktu adalah berharga, mari melangkah dan jadikan Travelio sebagai pilihanmu dalam menyewa penginapan! :)
Jangan lupa untuk follow akun Twitter @travelioid, Instagram travelioid, Google+ TravelioCOM, dan like Facebook Page @travelioid. Happy Travelling, Happy Writing, Happy Drawing and Happy Travelio!
#TravelioMore
Wonderful Days, Saat Aku Menang Kuis
Kamis, 17 November 2016
Posted by Nurinaernest
Tag :
DAY BY DAY
Aku ingin menceritakan hari-hariku yang indah saat aku
sering menang kuis. Hari-hari ajaibku itu semakin terasa saat aku SMA. Entah mengapa aku merasa
hari-hariku saat itu diliputi keajaiban. Banyak hal-hal yang tak terduga
terjadi.
Sejak SD, aku suka mengikuti kuis di majalah anak-anak
ataupun surat kabar lainnya. Saat itu media sosial di internet belum booming
seperti sekarang. Masih dengan media kartu pos atau berkirim surat lewat
perangko, aku menikmatinya. Hobi ini berlanjut hingga aku SMP. Di samping
mengikuti kuis aku mengirim karya ke majalah seperti cerpen dan gambar. Dan saat SMA, tiba-tiba Ayah membeli modem bekas dengan
harga murah. Aku menggunakannya di rumah dan sinyal internet sangat kencang.
Aku mulai mencari kuis-kuis di internet seperti di jejaring sosial. Seperti di
Twitter, Facebook, Salingsapa, keranjangbesar.com, dan lain-lain. Saat itu
hampir tiap hari aku menatap layar komputer sampai begadang.
Hari-hariku waktu itu sangat menakjubkan. Aku mendapatkan
banyak hadiah yag tidak terduga. Mulai dari sesuatu yang aku dambakan hingga
hadiah-hadiah yang mungkin tidak aku sangka. Dengan adanya suatu kegemaraman
seperti itu, aku menemukan sebuah komunitas bernama kuis hunter, yaitu pemburu
kuis di internet. Mereka sangat antusias dalam berlomba-lomba memenangkan hadiah
dengan gratis. Itu sangat mengasyikkan layaknya sebuah permainan game.
Pengalaman itu sangat berharga bagiku dan aku mendapatkan banyak pelajaran.
Malam ini, saya ingin sedikit bercerita dan membangun pertanyaan tentang lingkungan yang memengaruhi hidup. Saya merasa bahwa di mana tempat kita berada sangat berpengaruh pada proses dan pergerakan yang kita lakukan. Contoh kecil yang dapat kita ambil adalah bila kita sedang mencari kertas di Toko A yang jauh dari rumah. Apabila kita tinggal di daerah dekat toko A, tentu kita memiliki waktu dan kecepatan yang berbeda dalam menempuh perjalanan menuju toko. Lalu, apakah kondisi kita juga mudah terpengaruh oleh lingkungan? Perkembangan dan daya kreasi seni terpengaruh oleh di mana dan bersama siapa kita belajar?
Saya menyadari bahwa pergerakan para perupa muda di Jogja maupun Bandung terasa lebih cepat dan aktif dibandingkan dengan pergerakan di kota Solo. Walaupun memang bukan saatnya saya membahas hal itu karena sudah disadari oleh berbagai pihak, tetapi bagi saya ini menarik. Salah satunya Jogja yang merupakan kota seni, dikenal memiliki jadwal acara seni yang tidak pernah berhenti didukung oleh banyaknya ruang seperti galeri maupun art space. Seniman-seniman besar pun banyak yang terlahir dari sana sehingga para perupa muda bisa belajar langsung oleh seniman baik melalui institusi sebagai mahasiswa seni rupa atau masuk sanggar-sanggar. Tidak boleh menjadi alasan, saya tahu bahwa kota Solo yang saya tempati sekarang ini juga tidak kalah aktif dibanding pergerakan di kota Jogja. Dan kata guru saya, dengan modal nekad, semua itu dapat tercapai. Tak perlu malu untuk melanglang buana mencari ilmu di kota lain bila kita sudah menanamkan persepi sebuah keterkungkungan berada di kota yang belum menyuguhkan apa yang selama ini kita cari.
Lalu apa langkah yang harus kita ambil untuk menghadapinya? Apakah kita harus terdiam pasif? Mulai bergerak? Saya pikir kita harus ikut membangun lingkungan yang mampu kita isi dengan kegiatan berkesenian yang kita harapkan. Mulai dari membentuk kegiatan-kegiatan kecil seperti diskusi karya, akan membentuk pola pikir baru bahwa di manapun kita berada, kita bisa belajar banyak hal. Tergantung bagaimana persepsi kita saat memandang. Dan bagaimana lingkungan yang mendukung, kitalah yang harus melakukan perubahan.
Speed and Acceleration
Silk screen on Canvas
40 x 60 cm
2015
Halo 2016 :)
Ini postingan pertamaku di tahun yang telah berganti. Walaupun banyak rencana-rencana yang tidak terealisasi, tapi semoga karya-karyaku tidak pernah terhenti. Selalu update dan be enthusiastic everyday!
Karya di atas adalah karya tugas sablonku di studio grafis III, judulnya "Speed and Acceleration"
Speed and
Acceleration merupakan sebuah ilustrasi dari perkembangan dunia yang bergerak
dengan sangat cepat. Dalam hidup ini, manusia dihadapkan pada berbagai macam
masalah dalam konteks nyata dengan kompleksitas yang tinggi. Kompleksitas itu
terpadu dengan perubahan yang makin cepat, yang terjadi karena perlipatgandaan
pengetahuan berkat kemajuan teknologi dan informasi. Kita tidak dapat
mengendalikan perkembangan yang ada, melainkan harus siap menghadapinya agar
dapat mengukuhkan diri dan bahkan meraih hasil yang gemilang dengan mengerahkan
semua potensi yang kita miliki. Seperti daya pikir, daya rasa, dan daya raga.
Untuk mencapai kesuksesan
berselancar di atas gelombang samudra perubahan diperlukan kesiapan mental,
gaya berpikir, dan pola pikir yang memiliki fundamental yang kukuh, fleksibel,
dan seimbang.
Pada era perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi yang begitu cepat ini, dituntut kemampuan daya pikir
manusia yang juga lebih cepat, akurat, efektif, dan efisien agar mampu
memprediksi, mengantisipasi, serta beradaptasi dengan setiap perubahan yang
terjadi di lingkungan.
Ibarat pergerakan manusia, kita
harus duduk diam, mengamati terlebih dahulu, memilah apa yang sesuai untuk kita
ikuti, lalu baru mulai aksi dengan bangkit dan melangkah, hingga akhirnya
berproses dan mampu berakselerasi dengan terbang menuju perubahan yang lebih baik.
Selamat menikmati tahun baru 2016, dan semoga kita memiliki kecepatan yang stabil ya untuk menghadapinya! :)
-Nurina
Bersiap Melangkah bersama Tomkins
Selasa, 25 Agustus 2015
Posted by Nurinaernest
Tag :
ARTWORK,
DAY BY DAY
Di saat sepatu lamaku sudah mulai rusak, aku sangat berharap ada kuis berhadiah sepatu yang dapat aku menangkan. Agar menghemat biaya pengeluaran, apabila mendapatkan sepatu hadiah pasti terasa melegakan. Tiba-tiba doaku terkabul. Tanggal 27 Juni 2015, Tomkins mengadakan kuis berhadiah 4 pasang sepatu Tomkins yang kali ini aku harus memberikan komentar terbaik di TVC terbarunya yang berjudul "Life is Fun".
https://www.youtube.com/watch?v=8tWYM94oM_c
TVCnya sangat menarik, dan aku pun memberikan komentar terbaikku.
Dan aku sangat bersyukur alhamdulillah ternyata Tomkins memilihku sebagai salah satu pemenangnya.
Tomkins Shelter Grey/White Men
Mengawali langkah pertamaku di semester 5 ini dengan sepatu dan semangat baru.
Selalu bersama Tomkins, berpijak dengan
penuh percaya diri. Semangat menyesuaikan diri dengan perputaran roda
kehidupan. Menyatu dengan udara,, terbang menikmati cantiknya panorama
alam. Menghirup setiap kesempatan, tak pernah rela melepas peluang untuk
mencoba hal-hal baru. Hari-hari menjadi berwarna, karena kita adalah
pelukisnya! Siap hadapi tantangan dunia :)
Because LIFE IS FUN with @myTOMKINS
"Nurina kamu sedang bermain apa?"
Braaak. Aku segera membuyarkan peralatan tulis yang aku susun. Tak kusangka Bu Guru memperhatikanku sejak tadi.
"Ngg.. tidak kok, Bu. Ini.. alat-alat tulis." jawabku sedikit berdebar. Aku bukan tipe murid yang suka mencari perhatian hingga harus berbuat seperti ini, namun ternyata aku melakukannya. Sebenarnya aku menyusun correction pen, stabilo, rautan, dan penghapus ini sudah sejak jam istirahat. Namun karena terlalu sayang untuk merobohkannya, susunan mengagumkan ini aku biarkan saja sampai jam pelajaaran berlangsung. Ternyata walau duduk di bangku pojok belakang, susunan mengagumkan ini masih mengundang perhatian guru.
Tak ada yang tahu dibalik susunan ini, sebenarnya ada harapan. Harapan, dan impian yang terucap lirih saat menyusunnya. Dengan menyusun secara berhati-hati, berlatih mempertahankan posisi yang seimbang agar tidak terjatuh dan tak menyerah untuk meraih puncak.
#MemoriSekolah
"Bapak akan berangkat sekarang, Bu?" tanyaku pada Ibu. Aku segera membuka jendela. Dan aku melihat pemandangan langit sore yang luar biasa. Sejak kapan rumahku berada di atas langit seperti ini? Kereta-kereta gantung menghiasi langit yang nampak kemerah-merahan. Awan-awan nampak ceria dan bergumpal laksana marshmallow yang nikmat untuk dimakan sebagai santapan senja. Mulutku menganga seketika. Apa yang kulihat sangat indah, dan paling indah mungkin yang pernah kulihat. Dan aku masih percaya bahwa saat ini benar-benar sedang sore hari.
"Jadi, harus naik kereta gantung itu?" tanyaku.
"Ya, Bapakmu harus naik kereta gantung kalau ingin segera sampai tujuan."
***
Apa itu?
Kereta gantung seluncur? Tiba-tiba aku mendapati kereta gantung seluncur yang bisa dinaiki dengan hanya membayar dua ribu rupiah. Mataku berbinar dan aku sangat ingin menaiki kereta itu. Tetapi Ibu masih di luar sana. Sedangkan jalur kereta gantung itu dari dalam rumah dan hingga ke ujung sana. Aku berada di dalam rumah sendirian sekarang setelah Bapak berangkat pergi ke kantor karena urusan mendadak. Aku memanggil Ibu untuk segera kembali masuk ke rumah.
"Ibu.. Jangan berada di langit terlalu lama. Aku ingin naik kereta gantung seluncur itu..." kataku. Ibu menoleh padaku dan memandang heran.
"Kalau ingin naik segera naik saja. Tak perlu khawatir."
"Tapi aku ingin meluncur sampai jauh ke ujung sana, jadi pastinya jangan sampai rumah ini dibiarkan kosong, kan?" kataku sambil sedikit bermanja.
"Baiklah, Ibu kembali ke dalam rumah.." Ibu pun masuk kembali ke rumah dengan sedikit terpaksa. Aku justru semakin kegirangan dan berlari menuju ke arah kereta gantung seluncur itu.
Di dekat kereta gantung seluncur, nampak dua orang pemuda. Ternyata mereka adalah petugas peluncur kereta gantung itu. Aku segera meraih dompetku dan mencari uang dua ribuan. Ya, ketemu! Dan aku menyodorkan uang itu dengan ceria ke salah satu pemuda. Pemuda itu memberi tahu padaku untuk bebas memilih kemana aku harus duduk. Aku memandang sekitar. Ternyata yang berminat untuk naik kereta gantung seluncur masih sedikit karena banyak kursi kosong. Sangat disayangkan, padahal aku sangat bersemangat untuk menaikinya. Awalnya aku ingin duduk di kursi bagian depan, tapi akhirnya aku memilih duduk di barisan kedua. Dan dua pemuda itu nampak tersenyum melihat tingkahku yang sedikit kekanak-kanakan ini.
***
Aaaaaaaaaaaaaaaaa.....!!
Aku berteriak sangat kencang.
Kereta gantung itu meluncur lebih cepat dari roller coaster yang pernah kulihat. Selama ini aku belum pernah naik roller coaster itu tapi aku justru sudah menaiki kendaraan yang jauh lebih kencang. Bagaimana kedua pemuda itu mendorong kereta gantung ini secara manual hingga mampu bergerak meluncur sangat cepat? Padahal lintasan ini sangat berbahaya dengan ketinggian yang tidak dapat kuukur. Aku sangat salut dengan kedua pemuda itu.
Satu periode telah selesai. Di saat kereta bergerak semakin perlahan, kedua pemuda itu mengajakku berbincang. Mulai bertanya di mana aku bersekolah, jurusan yang kuambil, dan sebagainya. Kedua pemuda itu sangat ramah dan sesekali tertawa. Ya, dan kereta pun berhenti.
***
"Aku ingin meluncur sekali lagi." kataku penuh harap. Belum puas aku meluncur kencang satu kali tadi. Salah satu dari mereka pun mengajakku untuk meluncur tanpa aku harus membayar.
"Ya, tapi kita meluncur berdua saja, ya.." katanya.
"Berdua saja?" Aku bertanya heran.
"Ya, berdua saja.. Aku akan membantumu mendorong kereta gantung seluncur ini dari belakang, dan kita akan meluncur bersama.."
"Baiklah.."
Entah, aku menurutinya.
***
Aaaaaaaaaaaaaaaaa.....!!
Kini aku kembali berteriak lepas lagi. Ya, kali ini hanya berdua saja. Dengan salah satu dari mereka.
***
Kereta gantung yang meluncur dengan kecepatan tinggi. Seandainya aku dapat mengubah kecepatan kereta ini menjadi slow motion, aku akan lebih berbahagia. Aku tak sempat memandang awan-awan di sekeliling lebih lama bersamanya, hingga tiba-tiba kereta telah berhenti.
Tak lama aku mulai merasakan akan segera berpisah dengan mereka, kedua pemuda itu. Aku baru saja bertemu dengan mereka, tapi aku merasakan ada sebuah perasaan yang sangat nyaman di dalam hatiku. Sebuah perasaan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya, bahkan kepada orang-orang yang telah lama kukenal.
Sesaat kemudian, kedua pemuda itu seperti sedang membicarakan sesuatu di belakangku. Sesekali tertawa, dan aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Tiba-tiba mereka mendekat padaku. Salah satu dari mereka menyodorkan sehelai sobekan kertas kosong berukuran sekitar 4x5 cm. Sisi-sisi kertas nampak kurang rapih, namun aku berhasil dibuat berdebar karenanya.
"Ha?" Aku bertanya-tanya. Pemuda itu mengangguk dan teman di sampingnya menyenggol sambil tertawa. Sepertinya sedari tadi dia sudah mendukung dan menyulutkan keberanian temannya itu untuk berhadapan denganku. Walau tanpa kata aku sudah memahami apa maksud pemuda itu. Mereka pun berlalu dan aku memandangi kertas ini dengan hati yang bergejolak.
Aku ingin segera menulis nomer ponsel di kertas ini, tetapi dadaku berdegup kencang hingga kemampuan menulis indahku seakan lenyap. Aku tak ingin tulisanku terlihat jelek oleh pemuda itu. Dan tanganku terus gemetaran, makin sulit dikendalikan. Kreek, haaaaa...... Dan tiba-tiba kertasnya robek. Keringatku mengucur deras, panik dan khawatir, takut tiba-tiba mereka kembali sebelum aku siap. Aku segera mencari kertas pengganti yang ada di sekelilingku. Dan mencari yang terbaik di antara kertas-kertas yang ada.
Setelah mendapati kertas pengganti, aku mulai berancang-ancang menulis nomer ponsel. Tapi otakku masih juga berpikir. Tanganku masih tetap gemetar, dan dadaku masih belum berhenti berdegup kencang. Ku beranikan diriku untuk memulai menulis. Dan tanpa kusadari, aku mulai menulis kalimat pembuka, permintaan maaf, sedikit basa-basi, kata pengantar, sangat panjang seperti sebuah cerpen. Tulisan yang sangat buruk karena tanganku yang sangat susah untuk diatur. Belum selesai aku menulis, terdengar langkah kaki yang mendekat ke arahku. Mereka sudah datang?! Aku panik dan terburu-buru ingin segera menyelesaikan tulisan ini, tapi tak juga selesai.
"Sudah?" tanyanya. Aku sangat takut dia kecewa.
"Beluum.." jawabnya.
"Selama itu?" tanyanya. Mungkin dia heran karena ternyata butuh waktu sangat lama untuk menuliskan sebuah nomer ponsel.
"Tapi tenanglah... Pasti aku akan memberikan kertas ini padamu, kok. Pasti selesai, pasti.." kataku sambil memohon agar tidak kecewa.
Aku belum bisa menafsirkan aura wajahnya saat itu hingga tiba-tiba langit sore yang indah telah menghilang dari pandanganku. Kereta-kereta gantung, awan-awan yang seperti marshmallow, semua hilang secara perlahan ketika aku membuka mataku. Dan ya, ternyata aku bermimpi.
***
Aku sedih karena nomer ponselku belum sempat tertulis.
Aku tidak tahu kapan aku bisa bertemu dengan kedua pangeran itu lagi.
Surakarta, 21 Agustus 2015
Aku ingin meluncur sekali lagi
Meluncur dengan kencang
Berteriak dengan kencang
Berteriak lepas, bebas
Bergembira
Hanya denganmu aku dapat merasakannya..
Aku ingin meluncur sekali lagi
dengan kereta gantung seluncur
dan marshmallow di sekelilingku
Lebaran #LebihBaik dengan Desain Amplop Bikinan Sendiri
Rabu, 19 Agustus 2015
Posted by Nurinaernest
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun. Dan tibalah kembali 1 Syawal menghampiri kita. Setelah selama 1 bulan menjalankan ibadah bulan Ramadhan, saatnya umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri. Setiap orang pasti ingin agar lebaran saat ini lebih baik dari yang kemarin. Ya, dan lebaran tahun 2015 ini, tepatnya 1436 H, saya merasa #LebihBaik dan menyenangkan. Karena telah berhasil membuat amplop dengan desain sendiri.
Processing
Diantara bunyi cetakan printer, teriring doa semoga Idul Fitri kali ini, hati benar-benar putih dan bersih.
Dalam proses pembuatan desain amplop ini, saya bertugas membuat gambar imutnya. Desain gambar ini saya selesaikan dalam waktu semalam.
Setelah desainnya jadi, saya memberikan desain ke Kakak untuk dimasukkan ke desain amplop selanjutnya di Corel Draw agar dapat diperbanyak.
Amplop ini tersedia dalam berbagai pilihan warna
Kartu kuning mencari sasaran..
Amplop ini saya persembahkan untuk Ibu dan Bapak yang akan memberi fitrah (istilahnya angpao) untuk keponakan kami. Dengan desain yang unik dan menggemaskan, saya berharap mereka suka.
Dengan amplop warna-warni desain sendiri, rasanya hari Idul Fitri lebih berwarna seperti pelangi. :) Ya, di momen lebaran tahun ini, serasa lebih bercahaya. Semoga tahun selanjutnya kita masih dipertemukan, ya! Aamiin. Dan bertemu lagi dengan desain amplop saya yang baru.
Nurina Susanti (@Nurina_S)
SELAMAT IDUL FITRI
Nurina Susanti (@Nurina_S)
1436 H
Bangun Pagi sebagai #MyResolution2015
Kamis, 06 Agustus 2015
Posted by Nurinaernest
Tag :
DAY BY DAY,
REWARDS
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan tak terasa bulan berganti tahun. Saat ini telah memasuki tahun 2015. Di penghujung tahun, kita pastilah memiliki resolusi yang ingin terwujud. Kebetulan juga BNI sebagai Bank pertama yang didirikan oleh Republik Indonesia pun memberikan kesempatan untuk lebih dekat dengan customer. Melalu account di instagram @bni46, #MyResolution2015 mengajak pengguna instagram, terutama nasabah BNI, untuk berbagi resolusi di tahun 2015. Membaca informasi ini, saya sangatlah antusias berbagi impian saya,
dengan sedikit coretan. Melalui visual, saya mengilustrasikan impian dan
resolusi saya yang sederhana untuk kemajuan di tahun 2015. Dengan
pribadi yang lebih baik, tentunya semangat untuk membangun bangsa pun
akan tumbuh dengan baik juga. Inilah gambaran-gambaran saya..
Harus Lebih Kuat!
Sekeras apapun hari-hari yang kulalui,
harus tetap tersenyum dan tenang :)
Semua pasti bisa dijalani dengan keyakinan
Semoga bisa lebih produktif, banyak
berkarya, rajin berkesperimen..dan tidak
lupa menulis setiap hari.
Roket 2015 akan meluncur
ilustrasi: Nurina S.
Saya akan meluncur dengan kekuatan-kekuatan baru.
Selalu muncul ide baru, semangat baru, karya baru, dan tulisan-tulisan baru,
Selalu tersenyum dan lebih kuat menghadapi hari demi hari!
Daann ternyata gambar yang menang adalah resolusi sederhanaku yang berjudul "Bangun Pagi". Ingin selalu bangun pagi, menikmati udara segar lebih awal, membangun semangat baru, dan terus bersiap menghadapi hari-hari yang cantik :)
Terimakasih BNI :) Tabungan senilai Rp 500.000,00 sebagai hadiah #MyResolution2015 sangatlah bermanfaat. Sukses selalu!
#MyResolution2015 bersama @bni46
BNI (Bank Negara Indonesia) kini telah memasuki usia yang ke-69 tahun pada tanggal 5 Juli 2015. Bank yang didirikan oleh para pendiri bangsa di masa perjuangan kemerdekaan ini terus berkomitmen mendukung kemajuan bangsa. Inovasi dan peningkatan kualitas layanan senantiasa dilakukan sebagai upaya memberikan nilai tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam perjalanan waktu hingga saat ini, banyak persembahan pretasi yang didekasikan BNI untuk masyarakat dan negara Indonesia.
Prestasi BNI:
"Walk in Channel Terbaik di Indonesia
BNI berada di peringkat terbaik pada layanan customer service, kenyamanan, ruangan, peralatan banking, hall, toilet, dan layanan ATM.
Tata Kelola Terbaik
BNI Taplus Anak raih predikat Top Brand
Inovasi dan jaringan ATM di luar negeri
Bagi nasabah BNI yang suka berkunjung ke luar negeri, maupun memiliki bisnis yang sudah berkembang hingga mancanegara tentu sangat bangga akan prestasi ini. Melalui keragaman jaringan distribusi, BNI berupaya memberikan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.
Bank persepsi terbaik
Layanan pengiriman uang terbaik selama 6 tahun berturut-turut
Layanan Cash Management terbaik
Semangat Berbagi
Dengan semangat berprestasi dan berbagi, BNI berkomitmen untuk melanjutkan program kepedulian lingkungan sekitar ini dalam program corporate social responsibility (CSR).
Dalam bidang pendidikan, BNI juga memberikan Beasiswa Gemilang mulai SD hingga perguruan tinggi.
Prestasi BNI:
"Walk in Channel Terbaik di Indonesia
BNI berada di peringkat terbaik pada layanan customer service, kenyamanan, ruangan, peralatan banking, hall, toilet, dan layanan ATM.
Tata Kelola Terbaik
BNI Taplus Anak raih predikat Top Brand
Inovasi dan jaringan ATM di luar negeri
Bagi nasabah BNI yang suka berkunjung ke luar negeri, maupun memiliki bisnis yang sudah berkembang hingga mancanegara tentu sangat bangga akan prestasi ini. Melalui keragaman jaringan distribusi, BNI berupaya memberikan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.
Bank persepsi terbaik
Layanan pengiriman uang terbaik selama 6 tahun berturut-turut
Layanan Cash Management terbaik
Semangat Berbagi
Dengan semangat berprestasi dan berbagi, BNI berkomitmen untuk melanjutkan program kepedulian lingkungan sekitar ini dalam program corporate social responsibility (CSR).
Dalam bidang pendidikan, BNI juga memberikan Beasiswa Gemilang mulai SD hingga perguruan tinggi.
ilustrasi oleh: Nurina S.
Proses Corporate Social Responsibility (CSR) BNI juga berperan dalam dalam bidang kesehatan, pelestarian alam, sarana dan prasarana umum, bantuan bencana alam, dan juga pengentasan kemisikinan.
Pengalaman #MyResolution2015 bersama BNI
Dalam berbagai kesempatan, BNI juga selalu meluangkan waktu untuk berbagi bersama customer, salah satunya melalui kontes foto #MyResolution2015 di Instagram pada tahun lalu. Membaca informasi ini, saya sangatlah antusias berbagi impian saya, dengan sedikit coretan. Melalui visual, saya mengilustrasikan impian dan resolusi saya yang sederhana untuk kemajuan di tahun 2015. Dengan pribadi yang lebih baik, tentunya semangat untuk membangun bangsa pun akan tumbuh dengan baik juga.
https://instagram.com/p/xve6caBPSi/
Bangun Pagi
Gambar di atas adalah gambar saya yang sederhana, mewakili sebuah resolusi untuk selalu bangun pagi dalam mengawali hari. Seperti BNI yang bangun pagi, yaitu bangun dan berdiri lebih awal, didirikan pertama kali oleh pemerintah Republik Indonesia, merupakan langkah pertama yang telah dilakukan dengan baik sebagai wujud kepedulian terhadap bangsa.
Terimakasih BNI! Telah mendukung kami untuk mewujudkan resolusi-resolusi dari tahun ke tahun..
Merintis Bisnis untuk Masa Depan bersama BNI
Sampai kapankah kita terus menunda?
Pada suatu hari, Kakak saya sebagai nasabah BNI Taplus berkunjung ke kos. Mengetahui bisnis CNS (Caricartoon Non Stop) saya, Kakak memberi saran untuk segera membuka rekening BNI Taplus Muda sebagai langkah awal untuk mengembangkan bisnis jasa karikatur ini (http://nurina-ernest.blogspot.com/2015/01/karikartun-cns.html). Kemudian, saya mulai merenung dan berpikir.
Alangkah cepatnya waktu berlalu,
Masih banyak kata-kata yang belum tertuliskan
pesan-pesan yang belum tersampaikan
Tempat-tempat yang belum disinggahi
Rencana-rencana yang belum teralisasi
& impian yang belum terwujud
Ya, untuk mewujudkan impian mengapa harus menunda? Butuh berapa banyak waktu lagi untuk memulai? Oleh karena itu saya memutuskan untuk segera membuka rekening di BNI Taplus Muda untuk mengawali kemajuan bisnis saya. Mengapa BNI? Ya, karena BNI
Taplus Muda memberikan kemudahan-kemudahan, yaitu dengan setoran awal Rp
100.000,00 sudah dapat menikmati berbagai fasilitas seperti e-banking,
SMS Banking, dan juga custom desain ATM dengan desain sendiri.
Mumpung usia masih muda, tentu mengawali karier dengan rajin menabung merupakan investasi yang sangat besar untuk masa depan.
ilustrasi oleh: Nurina S.
Dengan membuka rekening di BNI Taplus Muda, saya ingin lebih produktif berkarya, rajin bereksperimen, dan tidak lupa menulis setiap hari. Hasil yang telah dicapai akan selalu ditabung, dan kelak akan berguna untuk masa depan.
Roket 2015 akan meluncur
ilustrasi: Nurina S.
Saya akan meluncur dengan kekuatan-kekuatan baru.
Selalu muncul ide baru, semangat baru, karya baru, dan tulisan-tulisan baru,
Selalu tersenyum dan lebih kuat menghadapi hari demi hari!
Bersama BNI, saya berusaha mewujudkan mimpi. Dan semoga mimpi ini dapat terwujud. :)
69 Tahun BNI, Mempersembahkan Prestasi dan Berbagi untuk Negeri
Dirgahayu BNI ke-69
Semangat melayani bangsa adalah perjalanan tanpa akhir
Inilah Semangat 46 BNI
Sumber Referensi: Kompas, Minggu, 5 Juli 2015
Cerita dan Pengalaman oleh Nurina Susanti
Dirgahayu BNI ke-69
Semangat melayani bangsa adalah perjalanan tanpa akhir
Inilah Semangat 46 BNI
Sumber Referensi: Kompas, Minggu, 5 Juli 2015
Cerita dan Pengalaman oleh Nurina Susanti
Nurina Susanti | @Nurina_S

















